Sabtu, 14 Mei 2011

phone booth 1-2 [fanfic]

title : phone booth
author : arisa kazuyoshi [arisa-gazerock.blogspot.com]
chap : 1-2
contac person : @my space : matsumoto arisa @fb : arisa kazuyoshi gazerock @blog : arisa-gazerock.blogspot.com
fandom : alicenine
pairing : toraXshou , toraXsaga
genre : YAOI..angst apalah kaga tau DX kaga mudeng genre2an
disclaimer : wataru is mine XD #PLAAK ini cerita bukan milik saya *angkat tangan* ini diadaptasi #BLETAKH dari pilem phone booth ^^
a/n : thx to globaltv yg udah nayangin pilem phone booth
Judul : Phone Booth ...Genre : Drama, Thriller...Pemeran : Colin Farrell, Kiefer Sutherland, Forest Whitaker, Radha Mitchell, Katie Holmes, Paula Jai Parker,Domenick Lombardozzi..Sutradara : Joel Schumacher

happy reading ^^
......................................


pakah kalian berani untuk jujur menceritakan semua hal buruk  seperti kebohongan, penipuan, perselingkuhan, dan sebagainya yang pernah kalian lakukan di hadapan khalayak ramai, bahkan ketika hal itu menjadi pilihan untuk menyelamatkan nyawa banyak orang? Menjatuhkan harga diri serta menanggung malu demi menyelamatkan hidup orang lain?

Shibuya Street 08.00 a.m


shibuya street, salah satu jalan terkenal di jepang yang tidak akan pernah mati, terutama saat jam kerja ini. banyak orang berlalu lalang melewati jalan itu,ada yang sedang bercakap,berlari,berjalan santai maupun bertelefon melalui telefon genggam, hei..?? kalian tahu telefon genggam atau ponsel bukan..?? teknologi canggih dan praktis yang sudah meraja lela di bumi ini

"tora-san...!!"panggil seseorang berkemeja biru sambil membawa ponsel untuk partnernya

"maaf nao-san, saya sedang sibuk" jawab lelaki berkemeja putih itu sambil tetap berbincang dengan telefon

"maaf, tapi.. bagaimana dengan artikel dimajalah hari ini..?? apakah kau sudah mendapatkannya" tambah pemuda bernama nao itu

"hem.."tora menjauhkan ponsel dari telinganya "berita pisican seperti itu akan aku dapatkan dalam 1jam..haha" sombong pemuda tinggi berambut hitam dan berhidung mancung itu sambil kembali berbicara di ponsel

"pembaca ingin berita tentang artis yang sedang naik daun"

"hem..saga..?? right..?? tenang saja aku akan segera mencari tau ^^"yakin tora kepada partner kerjanya

"haeh..Oklah"jawab nao pasrah

Wartawan, ya itulah pekerjaan lelaki tinggi dan berwajah bule yang bernama shinji amano atau lebih akrap dipanggil tora itu. lebih tepatnya wartawan sebuah majalah terkenal di tokyo. mencari berita pisican tentang selebriti bukan hal yang sulit baginya, apalagi berita tentang artis yang bernama saga. tanpa diketahui oleh media manapun tora menjalin hubungan dengan artis itu. memang, wajah tora tampan. tetapi apakah tora dapat tetap merahasiakan hubungannya dengan saga kepada istrinya, Shou

tora melihat jam ditangannya, sudah pukul sembilan pagi, ia melihat ke arah phone booth di jalanan itu lalu bergegas ke arah bilik telefon itu atau yang lebih terkenal dengan sebutan phone booth

"tora-san..??" panggil nao

"en..?? iya ada apa..??"

"kau harus bergegas masuk kerja"

"tenang saja nao-san ^^ aku hanya sebentar, kau duluan saja"saran tora

tora bergegas masuk phone booth itu. ia masukan uang receh ke dalamnya lalu jarinya menari memencet tombol telefon saga,artis terkenal itu. lalu percakapan antara tora-saga pun dimulai

tora : "saga-chan..?? ohayou.."

saga : "tora-kun..?? haha kau selalu menelefonku jam segini"

tora : "heii aku menelefonmu pada jam segini karena ingin kau menunggu telefonku setiap jam segini ^^"

saga : "lalu..?? kenapa kau selalu menelefon lewan telefon umum..??"

tora : aku hanya tak ingin rekan-rekan kerjaku mendengar pembicaraan kita, kalau mereka tahu.. ini bisa jadi gosip besar. hahahaa ^^

saga : haha iya aku tahu ^^ hei apa tidak ada yang marah..??

sebelum tora menjawab, sudah ada seorang wanita yang menunggunya di luar phone booth itu sambil mengetuk kaca phone booth

"cepatt..!!! phone booth itu bukan hanya milikmu, bodoh..!!" bentak wanita itu dari luar

"hh.."tora menghela nafas panjang"pergilah kau wanita busuk..!! kau butuh berapa uang agar kau pergi"ucap tora sambil mengeluarkan beberapa lembar 1000 yen dari dompetnya

"wanita kotor katamu..!! iya aku memang seorang PSK tapi bisakah aku mendapat giliran menelfon dari telefon umum itu hah..!!"

"pergi aku bilang..!! jangan ganggu aku..!!" tora keluar dari phone booth itu lalu menampar wanita itu "kau pantas mendapatkannya"ucap tora lalu masuk kembali ke dalam phone booth

"lelaki sialan..!!"umpat wanita itu lalu kembali kediscotik asalnya. terlihat wanita itu sedang bercakap-cakap dengan yakuza pemilik bar itu

saga : "tora-kun..?? tadi ada ribut-ribut apa..??"

tora : "hanya seorang PSK yang ribut, kau tenang saja saga-ku ^^"

saga : "haeh..?? apa itu bukan masalah..??

tora : "tenag sa-..khh sial"

saga : "kenapa lagi tora-kun..??"

tora : "sebentar"

tora kembali menjauhkan telefon dari wajahnya lalu melihat seorang pengantar pizza sedang mengetuk pintu phone booth itu "what the fuck..apa lagi ini"umpat tora kesal, lalu membuka pintu phone booth

"kau mau apa..??"tanya tora cuek

"pizza delivery ^^ tolong tanda tangan disini"ucap pemuda berseragam pizza delivery sambil menyodorkan papan tanda terima

"apa-apaan ini..!! aku tidak memesan pizza" ucap tora lalu kembali masuk ke dalam phone booth itu

"maaf, tapi anda sudah memesan dan memintaku mengantarnya.."ucap pemuda itu sambil sedikit berteriak

"khh.."tora kembali keluar"ok..!! hiroto san"ucap tora sambil melihat tanda pengenal yang digunakan pengantar pizza tersebut " kau mau berapa hah.."ucap tora sambil melempar uang di wajah pemuda pengantar pizza tersebut "ambil saja pizza dan kembalian itu, jangan ganggu aku" tambah tora lalu bergegas masuk kembali ke dalam phone booth dan meneruskan percakapannya dengan saga

saga : "ada apa lagi tora-kun..??"

tora : "pengantar pizza yang tidak aku pesan.haha konyol sekali"

saga : "eh,..maaf tora-kun..aku harus ke lokasi syuting sekarang,..maaf"

tora : "oh, tidak apa ^^ selamat bekerja saga-chan..^^" 

tora mengakhiri obrolannya dengan selingkuhannya, saga sambil ,menutup telefon lalu beranjak keluar dari phone booth itu.

baru dua langkah tora meninggalkan phone booth itu, suara dering telefon menyapa telinganya. tora melihat sekeliling sebelu akhirnya mengangkat telefon itu. siapa tahu, saga menelefonnya

tora :"moshi-moshi,..shinji amano disini"

?? : "tora-san..?? orang yang sangat berpengaruh di dunia aartis bukan..?? hahaha"

tora : 'eh..maaf, siapa kau..?? kenapa kau tahu..??"

?? : 'bukan hanya pekerjaanmu saja yang aku tahu tora-san.. bahkan aku tahu kau sedang berada dimana sekarang, memakai baju apa, hahaha"

tora spontan melihat sekelilingnya, jalanan begitu ramai, ia sama sekali tidak melihat orang yang sedang memata-matainya

tora : "maaf, siapa anda..?? apakah saya mengenal anda..?/"tanya tora

?? : "kau tidak perlu tahu tora-san, sebaiknya istri anda yang seharusnya tahu tentang perselingkuhan anda"

tora : "WHAT..!! a.apa maksud anda. jangan memfitnah orang"

?? : "memfitnah kata anda..?? apakah bukan anda yang memfitnah artis-artis sekarang demi mendapat berita pisican"

tora : "khh..!! SHUT UP"ucap tora sambil hendak menutup telefon itu

"Akkkhh...!!!" tora menjerit sambil memegang telinga kanannya berdarah "what the fuck..!!"umpat tora sambil mengaduh kesakitan sambil memegang telinganya yang tiba-tiba terluka itu. ia melihat gagang telefon dan mendengar suara dari telefon itu, lalu kembali berbicara dengan suara di telefon itu

?? : "tora-san..?? bagaimana kondisi anda setelang tertembak laser itu..?? hahaha..."

tora : "k..kau..!! apa yang kau inginkan hah..!!"

?? : "aku hanya ingin kau tetap berbincang denganku di telefon ini sampai kau mengaku kepada istrimu dan selingkuhanmu itu tentang kebohonganmu itu sudah cukup"

tora : "siapa kau berani memerintahkanku saat ini hah..!!"

?? : "siapa kau berani memerintahku..?? haha nada suara dan ekspresimu sangat lucu tora-san..kau masih berani menutup telefon ini..?? kau bisa lihat ke dada bagian kirimu kan..??

tora langsung melihat dada bagian kirinya lalu terkejut, bagaimana tidak. sebuah sinar laser warna merah sedang mengarah ke dada kirinya, tepatnya ke arah jantung

tora : "siapa kau..!! sniper..?? FBI..?? Polisi..?? mata-mata atau detektif kenapa kau berani memojokanku seperti ini hah..!!"

?? : "hahahaa.imajinasimu terlalu tinggi tora-san..aku hanya manusia biasa yang derajatnya lebih rendah darimu, yah seperti itulah"

tora : "lalu kenapa kau tahu tentangku hah..!!"

?? : "aku sama sepertimu, pencari berita.tapi aku sudah pensiun hahahaa ^^"

tora : "lalu, kau mau apa..?? uang..?? ok akan aku kirim kepadamu dimana kau sekarang..!!"

?? : "lagi-lagi uang, kau bukan orang terkaya di dunia ini tora-san ^^ dimana aku sekarang..?? aku bukan orang bodoh yang memberitahumu dimana aku sekarang. hahaha ^^"

tora : "khh..sial"

tora mengumpat pelan, ia sama sekali tidak percaya denga keadaannya sekarang, kemeja putihnya sudah ternodai oleh darah segar yang masih mengalir pelan dari telinga kanannya. saat tora masih berfikir tentang bagaimana ia pergi dari phone booth dan bangun dari mimpi buruknya sekarang, seorang yakuza berbadan kekar dan PSK yang tadi mengantre di phone booth itu mendatanginya


T-B-C ^^ 


kumen kumen XD

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar