Sabtu, 16 April 2011

My Hero is Vampire chap. 02

title : my hero is vampire
chap : 2/..??
author : arisa kazuyoshi
contac person : @fb : arisa kazuyoshi gazerock ... @myspace : matsumoto arisa ... @blog :www.arisa-gazerock.com
genre : YAOI, school drama.. fantasy
fandom : alice nine, the gazette
pairing : toraXsaga :D
rating : buat semua yang bisa baca :D
a/n : woh woh~~.. ini fanfic fantasy ke-3 saiia XD....hohohoo..fanfic nyang lain padahal belom pada di OWARI-kan...malah dah buat fanfic lagi.. T^T..author keterlaluan yap XD..heheee...saiia sudah mulai coba serius buat mbuat fanfic lho~~ lhoo~~~*pamer* padahal fanfic yang lain belom pada di OWARI-kan..maklum..minim ide XD..hahaha.gomene gomenne XD... oh iya...ini ceritanyah hampir peterpan~~...but i thik -__-a....


 last story

.................................................................................................
.................................................................................................

saga refleks mundur satu langkah ke belakang tetapi, tangan kekar tora mendekap saga dan mencium saga

.................................................................................................
.................................................................................................


(>w<)/ my hero is vampire chap. 2


Saga's POV
dingin,..aku merasakan hembusan angin memainkan rambutku lembut dan ada gelombang air yang menyapu kakiku pelan,.. lembut yaa itu yang kurasakan.. apakah mungkin aku sedang berada di pantai sekarang..? ah mana mungkin,.. yang aku ingat aku bertemu dengan lelaki yang lebih tinggi dariku dan..
Saga's POV end

"hei.. buka matamu.." ucap laki-laki yang tadi datang tiba-tiba ke kamarnya saga sambil menepuk pundak saga

"eeh..?? ah..!! pantai.." pekik saga kaget saat membuka mata dan melihat sekelilingnya

"haha, iya.. tadi kau yang minta ke pantai kan"

"eh,.. i iya,.. bagaimana kau tahu..??"

"hem.. itu rahasiaku "

"ta..tapi, bagaimana aku bisa sampai sinni..??"

"hem,..sudahlah nikmati saja pantai ini dan jangan banyak tanya"

saga menurutin kata-kata lelaki itu, saga melihat sekelilingnya sambil memainkan kakinya di air..saga tertawa kecil lalu melihat ke sosok lelaki yang membawanya ke tempat itu. baru saga sadari bahwa lelaki itu sangat tampan di terpa sinar rembulan, hidungnya yang mancung dan tatapan matanya yang santai menatap ke atas benar2 terlihat indah, apalagi badannya yang tinggi dan tegap

"hei kau lihat apa..??" tanya lelaki itu tiba-tiba sambil melihat ke arah saga

"ah..ti..tidak..aku tidak melihat apa-apa" jawab saga berbohong seraya langsung menunduk karena merasakan sesuatu yang panas saat bertatapan langsung dengan pria itu

"hei.. mukamu merah..? kau tak demam kan..?? oh iya sakamoto takashi..??"

"aa..aku tidak apa-apa,.. en eto panggil saja aku saga"

"ok saga, senang bisa bertemu denganmu,.. kau.. bisa panggil aku Tora dan jangan sungkan padaku,..OK..?"

"ah..i..iya Tora..eto... kamu..?? siapa kau sebenarnya..??"

"ah..aku..?? jangan kira aku peterpan..hahaa..."

"eh..gigimu..kau memiliki taring..??"

"hem..yap,.. dan kau bisa menebak aku apa kan..??"

"va...vam..vampir..??"ucap saga terbata

"ya..semacam :) sudah hampir pagi..ayo aku antar pulang "

"eh.. i i..iya"

"pegang tanganku dan tutup matamu" pinta tora sambil mengulurkan tangannya, saga pun menuruti permintaan tora,,dan WUSSHH saga merasakan dirinya bagaikan terbang..

"hei sambai.. kau bisa buka matamu dan jangan mencengkram tanganku.."pinta tora

"eeh..ma..maaf.. aku takut" jawab saga masih dengan ketakutannya seraya membuka mata dan melepas cengkramannya ke tangan tora

"ok...selamat tidur putri saga,..semoga mimpi indah"ucap tora sambil mendorong saga ke dekat ranjangnya

"to..tora..??"

"ya..??"

"apakah kita bisa bertemu lagi..??"

"en..mungkin bisa :) aku akan datang di mimpimu bila kau tertidur karena melihat jam pasir itu"

"oh,.. ok.. terimakasih untuk malam ini"

"iyaa :) sama sama.." jawab tora sambil mengayunkan jubahnya dan seketika itupun dia menghilang dari hadapan saga


..............................................................................................

KRIIINNNNNNNNGGGG...!!
suara jam weker berbentuk bebek kuning itu berdering nyaring,sinar mentari pagi menerobos ke kamr saga melalui jendela kecil, saga yang masih mengantuk menggeliat kecil dan membuka matanya "khh.." saga bergumam pelan sambil menutup matanya "sudah pagi.." ucap saga sambil mematikan jam wekernya lalu bergegas mandi

T.T)o ..............................

06.00 @Karakuri gakuen

Karakuri Gakuen,salah satu sekolah swasta yang terkenal di Tokyo, sekolah ini bukah hanya terkenal atas prestasinya, tetapi juga karena sekolah menengah atas ini memiliki bangunan yang kuno dan membingungkan. pantaslah bila di beri nama Karakuri gakuen. di Sekolah khusus laki-laki ini saga bersekolah dan tinggal. pukul 06.00 sekolah masih terlihat sepi.. hanya sedikit murid yang sudah datang. Saga melangkahkan kakinya santai sambil bersiul-siul pelan. saking sepinya sekolah itu saat saga melewati koridor menuju ruang kelasnya. saga bahkan bisa mendengar suara derap kakinya sendiri.

"saga-chan.......!!!!" terdengar suara berat yang memanggil saga sambil menepuk punggung saga

"AAAKKKIIIIRAAA....!! kau..!! khh.. jangan mengagetkanku kenapa..!! kau bisakan muncul di depanku dan tersenyum manis hah..!! " sentak saga sambil memukul pelan kepala anak bernama Akira itu

"auw.. sori, kau tahu kan ini style ku.." bela laki-laki yang berambut pirang itu "lagipula jangan panggil aku Akira.. aku lebih suka di panggil reita"tambah reita

"iya parkit" jawab saga tanpa rasa bersalah sambil masuk ke kelasnya

"hei..!! aku punya nama..!! RE..II..TA..!! and don't call me PARKIT...!! " teriak reita sambil mengejar saga ke kelasnya

"ah..ok..ok Reita...!! tumben kau berangkat pagi-pagi"

"en..eto saga..kau anak pendeta kan..?? aku dengar gereja milik ayahmu lumayan bagus"

"lalu..?? kau mau bertobat dengan mencari gereja yang bagus dan baru mau berdo'a disana..??"

"ah..!! bukan itu.. kakakku, Uruha mau melangsungkan pernikahan di gereja itu"

"ah uruha..perempuan cantik itu. apakah rambutnya masih berwarna coklat..aku heran kau yang jelek,brandal dan tidak jelas gini punya kakak secantik uruha"

"hei..!! uruha juga tidak jelas..!! kau masih saja mengira dia perempuan..!! jelas2 dia laki-laki"

"hahha.. ok.. ok lagipula uruha kan cantik seksi lagi, dia menikah dengan siapa..??"

"seorang pria yang tubuhnya penuh tatto"

"apa..!! pria.. haha uruha memang tidak waras"

"yah..begitulah.. pokoknya tolongya saga ,.. ayahmu kan pendeta yang baik hati"

 "..." saga tidak menjawab permohonan reita itu, ia malah asik melamun dengan pikiran-pikirannya

saga's POV
Tuhan..!! aku lupa ayahku adalah pendeta. apa aku harus menceritakan kejadian semalaman tentang Vampir yang menghampiriku. tapi.. apakah vampir itu memang menghampiriku, ataukah aku hanya bermimpi ? Tidak.. aku jelas-jelas merasakan bibirnya yang dingin menyentuh bibirku, dan pantai yang aku kunjungi dengannya, itu terlihat sangat nyata.. itu tidak mungkin mimpi.. tapi apakah ada Vampir di Tokyo.. lalu kenapa vampir yang bernama Tora itu menemuiku..??
saga's POV end

"SAAAAGGGGGGGGGGGGAAAA.....!!!" teriak reita tepat di kuping saga

"akhh..!!"

BRUGGHHHTT

suara debaman yang cukup keras memenuhi ruangan itu, saga yang kaget refleks terjatuh tertimpa tas bass gitar yang dibawanya

"saaggaa..!!"panggil Reita cemas"ah.. kau berdarah..!! saga bangun..!! "cemas reita sambil menggoyang2kan tubuh saga

"akh..aa..aku tidak apa-apa kok.."jawab saga sambil menyingkirkan tas bassnya dan memegang kepalanya yang terkena ujung meja

"ta..tapii..kau berdarah.."ucap reita sambil membantu saga berdiri

"hahah..gak apa gak pa...RAAAAHHHHHHHHHH...!!!!"saga shoxx dan langsung pingsan saat melihat tangannya yang terkena darah

"SAGAA...!!" teriak reita histeris saat saga pingsan tepat di pelukannya, laki-laki berambut pirang yang mengenakan noseband yang tingginya tidak melebihi saga itupun bingung karena sekolah masih sepi. reita yang otaknya sedikit kacau saat kaget itu pun berusaha mencari akal.."ah..!! UKS..ta..tapi apakah UKS sudah buka jam segini..??" gumam reita sambil melihat jam tangannya "ah..whatever..!!" ucap reita sambil menggendong saga ala pengantin lalu berlari menuju UKS

..................................

"hosh..hosh.." suara nafas reita naik turun karena harus menempuh jarang yang cukup jauh dari kelasnya ke UKS sambil berlari, reita mencoba membuka kenok pintu yang ternyata di kunci "shit.."umpat reita sambil mendobrak pintu itu tiga kali dan usahanya tidak sia-sia, pintu itupun terbuka. dengan cekatan Reita membaringkn tubuh saga di ranjang UKS dan mencari kotak P3K untuk mengobati luka saga."Saga.. jangan bikin aku khawatir kenapa..?? " gumam reita cemas sambil membersihkn darah di dahi saga dengan penuh perhatian. "hem.."reita berdehem kecil sambil memperhatikan wajah saga, ia baru menyadari bahwa teman satu kelasnya itu memiliki wajah yang manis dan cantik, walaupun dia tau bahwa saga seorang laki-laki. tanpa sadar reita mendekatkan wajahnya ke wjah saga sambil membelai pelan rambut saga, entah setan apa yang telah menguasai reita sehingga reita mendaratkan bibirnya ke bibir saga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar