Kamis, 24 Maret 2011

The COLOR of Life chap.2 (my new fanfic)

title : the color of life
author : arisa kazuyoshi gazerock
chap : 1/ 2 =..=a ..??
contac person : @my space : matsumoto arisa @fb : arisa kazuyoshi gazerock @blog : arisa-gazerock.blogspot.com
fandom : the gazette uruha.. alice nine tora.. the gazette reita.. and many more XD
pairing : reitaXuruha, toraXuruha
disclaimer : wataru is mine XD #PLAAK
a/n : ni ff percobaan saiia XD... pengen coba bikin ff yang romantis~~ #PLAAK.. bahasa yang amburadul XD.. susah dimengerti..dan bertele2 XD..syalalalaaa~~
summary : "life is just like COLORS, sometimes it feels so hot, another time it feels so could, and many times it can feel warm"

last story :
------------------ 
"ah..bukan..bukan..reita, dya anak yang aneh :)" jawab uru sambil membalas e-mail dari reita-akira
------------------



=..=a

.............................
..........................................................

uruha's POV

sudah hari ke 7 sejak aku balas-balasan e-mail dengannya..dan selama 7 hari itu..dia selalu mengirimkan mms dengan gambar yang hanya mewakili warna pelangi..merah.jingga.kuni
ng.hijau.biru dan ungu... aku tak tahu perubahanku sejak aku kenal dya..banyak yang bilang aku makin sering berhadapan dengan ponsel dan menunggu balasan dari laki-laki bernama suzuki akira itu..sepertiya aku mulai tertarik dengan laki-laki aneh itu.. aku bahkan sempat berpikir kalau dia gila.. di saat aku mulai dekat dengannya dan mulai bisa melupakan tora..hari pernikahanku dengan tora malah kian dekat..lulus sekolah nanti..aku akan langsung resmi jadi pendamping hidup shinji amano yang lebbih di kenal dengan nama tora itu..
uruha's POV end

"uruha...??" suara berat shinji membuyarkan lamunan uruha

"eh..ah shinji kun..?? tumben d sinni....??" jawab uru gagap karena kaget

"uru..aku dah di sinni dari tadi" jawab tora sambil memegang tangan uru

"eh..maaf aku gak sadar.."

"hem..tak apa..kau dari tadi melamun..?? apa yang kau pikirkan..??

"eh...en.. aku mikir soal ujian sekolah sebentar lagi..hehee..shinji~kun tenang aja" uruha berusaha menutupi kebohongannya

"benar..?? kau tak bohong padaku kan...??"

"haha enggak kok :) ngapain aku bohong sama shinji :)"

CUP..
shinji mengecup bibir uru tiba-tiba

"eennghhh...??"

"hem :)..biar kamu semangat belajar :)..belajar yang giat yaa.. moga lulus dengan nilai yang memuaskan :)"

"eeh..?? aa..i..iya..?" muka uru memerah karena tingkah shinji yang tiba-tiba itu.. tak biasanya shinji bertingkah seperti tadi itu...
life just like COLORS..sometimes it feels so hot..another time it feels so cold..and many times it can feel warm..ya uruha ingat e-mail dari reita itu..hangat..ya itulah yang ia rasakan sekarang.. ia merasa shinji sudah kembali padanya..kembali seperti dulu..seperti sifatnya yang benar-benar membuat uru betah lama-lama di samping dya dan enggan meninggalkannya

"shinji...."

"hem....??"

"aku kangen shinji yang gini..aku gak mau shinji sibuk sama kerjaan shinji.."ucap uru sambil memeluk tunangannya itu

"hem..uru..aku seperti ini untuk masa depan kita..aku harus tetap bekerja keras untuk hidup kita uru.."jawab shinji sambil membalas pelukan uru "eh..u..uru..maaf.. aku harus pergi"

"jangan...jangan sekarang " batin uru...

"uru aku harus berangkat kerja..besok kita bertemu lagi" ucap shinji yang langsung pergi meninggalkan kamar uru

"dingin...aku gak mau kamu pergi..aku gak mau kamu sibuk dengan pekerjaanmu...aku butuh perhatian dan kehangatanmu shinji :(" kata-kata uru itu tak mungkin membuat shinji kembali ke kamarnya dan mengobrol dengannya..."tuhan gak adil.. kenapa aku masih mencintai laki-laki itu" tangis uru

..........................................................


shinji's POV
uruha...yaa...awalnya aku memang hanya main-main dengan pemuda itu..berbakti kepada orang tua..ya karena itu sampai sekarang aku masih bersama uruha..orang tuaku tak mau tahu kalau aku sudah mempunyai pendamping pilihanku...orang yang amat kusayang dan kucintai..
tora's POV end

"tora...!!" panggil suara manja di depan meja kantor tora

"eng..?? ah..saga~chan, tumben main ke sini..??"

"aku kira tora sedang tidak sibuk makanya aku main..hehe..gimana pekerjaanmu..??? oh iya aku bawa makanan..hand mande XD..moga tora suka :)"

"wew..sankyu saga :) pasti gw makan kok.."

"oh ya..tora~kun..gimana soal orangtua tora..?? gimana juga soal calon pendamping tora..?? jadi tora bener mau ninggalin aku..??"

"hem..aku gak tahu.."

"yah~~ gitu ya :("terlihat kekecewaan di muka laki-laki yang tak kalah cantinya dengan uru "kalau sudah ada pemastian kabar-kabar ya :)" timpal lelaki cantik yang bernama saga itu

"pasti"jawab tora singkat

..........................................................

"en...sekarang jam makan siang..mungkin lebbih baik aku pergi menemui tora" gumam uru sambil membawa makan siang untuk shinji dan bergegas ke kantor shinji

.............................

"tora..jangan sampai kau suka dengan pemuda itu.." mata saga mulai berkaca-kaca

"hei...gak lah aku kan hanya cinta padamu saga :)"

"kau serius..?? jangan tinggalkan aku.. aku sangat mencintaimu...:"(" saga mulai tak bisa mengontrol air matanya lagi

"hei..kau..jangan menangis..aku tak mau melihatmu menangis saga.." tora berusaha untuk menenangkan saga

"tora...hikszz.."

tanpa dikomando shinji langsung memeluk saga 
"aku tak mungkin meninggalkanmu saga" bisik tora sambil membelai rambut pirang saga

"hikszz.." saga benar-benar tidak dapan menahan tangisnya di dada tora

............................

"yap sampai..ah~~ sudah lama tak kesini" uru melangkahkan kakinya mantap ke dalam kantor mewah yang merupakan tempat kerja shinji...

‎"hem..semoga shinji suka dengan bekal buatanku :)"ucap uru sambil membuka pintu ruangan tora"ehh....?? s..shinji..??"ucap uru pelan saat melihat tora dan saga yang sedang berpelukan..

"jangan menangis lagi saga~chan.." ucap tora sambil menghapus air mata saga...

CUP...tora mencium saga..betapa kagetnya uru melihat tingkah tora itu..uru sama sekali tidak kenal dengan laki-laki yang dicium tora itu..tora juga tidak pernah bercerita tentang laki-laki itu padanya.."khh..." tanpa terasa air mata uru sudah membasahi pipi uru yang mulus itu..uru segera menghapus air mata itu dan segera pergi meninggalkan tora yang sedang bercumbu dengan laki-laki tak dikenal itu..

..........................................................

uruha's POV

tuhan..kenapa aku merasa panas saat melihat shinji dengan laki-laki itu..padahal aku sudah mulai melupakan shinji..padahal aku sudah berharap memiliki pengganti shinji... sometimes it feels so hot.. apakah segampang itu shinji mencium orang lain..apakah selama ini shinji hanya main-main denganku... tuhan jangan biarkan aku benar-benar mencintai shinji..

uruha's POV end

uruha berjalan ke arah taman dengan tatapan kosongnya...uruha duduk di salah satu bangku taman di depan danau..hujan yang mulai turun seakan mewakilkan bagaimana perasaannya yang ingin menangis

"tuhan...kenapa aku" gumam uruha yang disusul dengan tangisannya"jangan sampai aku mencintai shinji tuhan...jangan sampai...hikszz" uruha tidak peduli lagi walaupun hujan makin deras mengguyur tubuhnya.."jahat..!!"teria
k uruha sambil melempar kotak bekal yang tadinya sengaja dibuat untuk tunangannya

"hei kau..jangan hujan-hujanan.." ucap seseorang yang suaranya sama sekali tidak dikenal uruha "kayak anak kecil aja ujan-ujanan.." ucap laki-laki pemilik suara itu sambil memayungi uruha

"eh..??" uruha sontak melihat laki-laki yang memayungi uruha "siapa kau..??, apakah aku kenal kamu..??"

"hem..gw suzuki akira..panggil aja reita...wah..kaga tau deh..gw belom pernah ketemu sama lu.." jawab laki-laki itu dengan stylenya

"eh...?? akira..??" uruha kaget mendegar nama itu..nama yang dia kenal..nama laki-laki yang akhir-akhir ini berkirim e-mail dengannya

"hei..udahlah..gadis berbaju ungu~~ ayok berteduh.. dan cepat keringkan bajumu itu..." ucap reita asal

"re...reeeiiiittttttaaaaaa....!! D"X" tangis uruha benar-benar pecah ketika dia melihat reita

"oioi haduh..jangan nangis gitu dum..orang-orang pada liat ke gw tahu..." reita bingung dengan sikap uru yang tahu-tahu menangis saat melihatnya "cup..cup.. ayo dum.berhenti nangis..yaa yaa yaaa" rayu reita

uruha's POV(again :D)
sekarang aku berada di apartemen teman baruku yang kukenal dari e-mail nyasar. laki-laki berambut pirang yang menggunakan noseband itu ternyata reita..akhirnya aku bertemu dengannya..laki-laki aneh yang akhir-akhir ini sering berkirim e-mail denganku... bukan hanya di e-mail ternyata kenyataannya dia memang sungguh konyol..dia benar-benar mengira aku perempuan..wajar sih.. aku kan memiliki paras yang cantik dan bahkan banyak perempuan yang iri dengan wajahku ini..

uruha's POV end(again :D)

"hei..ini minum..."ucap reita sambil menyodorkan segelas coklat panas untuk uruha "oh iya..tadi kenapa lu nangis..?? jangan bilang lu seneng banget ketemu gw..hehee" canda laki-laki bernoseband itu

"yee..percaya diri kamu itu -__-..oh ya thank's" jawab uruha sambil mengambil secangkir coklat panas yang di tawarkan reita agar menghangatkan tubuh uruha yang basah kuyup"en eto.. apa reita mau dengerin curhatan ku....??" harap uruha

"hem..pasti" jawab reita dengan senyum yang menghiasi wajahnya"jadi..??"

uruha lalu menceritakan apa yang telah terjadi padanya..mulai asal-usul kenapa ia di jodohkan dengan tora..sampai kejadian yang barusan menimpa uruha

"jadi gitu...??, yang sabar ya ru..."

"iya..."jawab uru sambil menghapus air matanya yang mulai keluar lagi

"nihh..stay smile...:)" reita coba menenangkan uru sambil memberikan secarik kertas warna kuning untuk uru

"hem..dasar kau :)" sambil mengambil kertas dari reita.."eh..??"uru membaik kertas itu.."kertasnya...ada simely-nya....??"

"hahaa..iyaa :)..fufufu..untung kaga gw gambar bebek di situ :)"

"hemm...aku pinjam...."ucap uru sambil mengambil pena di samping reita..uru menuliskan sesuatu di kertas itu "hehee.."buat reita..

"eh..apa...??"tanya reita sembari membaca tulisan dikertas itu.."aakhh...!! jahat luu..apa.an gambar burung sama tulisan just kidding =3=.. lu nyindir gw yaa..rambut gw kan berjambul kek tuh burung.."

"hahaa..just kidding rei :)"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar