Minggu, 04 September 2011

Kamus Fanfic ^^?

A

1. Adult: fict yang tidak untuk anak-anak karena mengandung unsur s**sual, kekerasan, dan hal-hal dewasa.

2. Author Note: catatan penulis untuk menjelaskan sesuatu yang biasanya diselipkan dalam cerita.

3. AU (Alternate Universe): fanfiction yang dibuat dengan situasi dunia yang berbeda dengan cerita aslinya. Contoh: Naruto yang hidup di afrika dan menjadi kepala suku.

4. AR (Alternate Reality): fanfiction yang dibuat dengan setting sama dengan aslinya, hanya saja ada beberapa fakta yang berbeda dengan asliny a. Contoh: Namikaze Minato tidak mati dalam pertarungannya melawan Kyuubi; Uchiha Sasuke tidak kabur dari Konoha.

5. AT (Alternate Timeline): Fanfiction yang dibuat dengan setting waktu yang berbeda dengan cerita aslinya. Misal: Conan yang tinggal pada massa Edo, padahal kenyataannya Conan hidup di zaman modern)

6. AH (All Human): digunakan dalam fanfiction yang memiliki unsur supranatural, tapi karakternya digambarkan sebagai manusia.

7. Anonymouse: Seseorang yang memposting sesuatu dalam sebuah forum atau komentar tanpa menyertakan identitas dirinya.


B

8. Badfict: Fict yang sengaja dibuat buruk oleh si penulis agar dapat menghibur, menyenangkan, dan juga mendidik dengan menunjukkan kesalahan umum.

9. Bashing Character: penindasan terhadap seorang tokoh dalam sebuah fanfiction atau orifict. Misalnya di sebuah fanfic yang mem-bashing Sasuke, Sasuke dijadikan sebagai rakyat jelata buruk rupa yang ketahuan maling ayam lalu disiksa oleh masyarakat setempat. Kecenderungan dalam fanfic yang melakukan Chara Bashing akhir-akhir ini ialah karakter yang sangat OOC.

10. Bishounen: mengacu pada laki-laki tampan yang cantik yang sering terlihat di anime popular.

11. Bishoujo: gadis cantik

12. Beta reader: Seseorang yang mengomentari dan mengedit hasil karya orang lain sebelum selesai atau dipublish. Kurang lebih dapat dianggap sebagai editor dari suatu fanfict.

13. Boys Love: merupakan kisah percintaan priaXpria. Namun lebih menekankan kepada hubungan perasaan antara dua pria yang dipasangkan.


C

14. C&C (Comment and Critism): umpan balik (review) setelah membaca sebuah fanfiction. Berisi komentar dan kritik atau saran untuk fanfic tersebut.

15. Canon: mengacu pada sifat, karakter, peristiwa, plotline, yang terjadi secara nyata dalam sumber resmi yang mendasari suatu fanfiction.

16. Challenge: permainan informal yang dimainkan secara tertulis dan siapa saja yang menyukai ide (tantangan) dapat menanggapinya dengan cerita tentang hal yang bersangkutan.

17. Character Death: sebuah peringatan yang ditempatkan dalam header sebuah cerita dimana satu atau lebih karakter utama meninggal.

18. Cover Art: art/gambar yang dibuat sebagai cover untuk sebuah fanfiction. Penulis-penulis fanfict barat yang terkenal banyak membuat cover art untuk fanfiction yang ditulisnya

19. Cartwright Syndrome: Kecenderungan untuk membuat cerita di mana tokoh wanita (OC maupun canon) jatuh cinta mati-matian pada tokoh utama prianya, kemudian meninggal (biasanya karena menyelamatkan si tokoh pria).

20. Collab: Kependekan dari Collaboration. Sebuah fanfict yang ditulis oleh beberapa penulis.

21. Constructive Criticism: Umpan balik (bisa berupa kritik maupun saran) yang membantu, berguna, dan terperinci, bukannya kasar, meremehkan atau flame.

22. Conventional Couple: pasangan yang sudah jelas di canon dan akan berakhir happy ending di akhir cerita.

23. Copyright: hak kekayaan intelektual untuk memperbanyak, menerbitkan, dan mengedarkan hasil tulisannya. Author Fanfiction tidak memiliki hak secara hukum atas tokoh canon. Ia hanya bisa mengklaim OC dan ide ceritanya.

24. Crossover: sebuah cerita yang straddles dari dua fandom berbeda. Dapat dilakukan pencampuran karakter dari dunia yang berbeda (Contoh: Crossover Naruto/Harry Potter. Mengisahkan tentang Severus Snape yang terkena sihir kuno lalu pindah alam ke dunia Naruto) atau imaginasi liar yang belum pernah ada (Samurai X/Telletubbies).

25. Crackfic: sebuah fanfict dengan alur yang tidak mungkin terjadi dalam dunia canon-nya. Contoh: Naruto membenci ramen.

26. Crack Pairing: Pairing yang hampir tidak mungkin terjadi dalam dunia canon-nya. Contoh: Jiraiya/Sakura.

27. Cross-generational: menampilkan cerita-cerita dengan perbedaan usia pasangan yang terlampau besar. Biasanya digambarkan dengan hubungan khusus antara guru dan murid. Contoh: Snape/Harry.


D

28. Darkfict: sebuah fanfict yang melibatkan sejumlah besar kematian/sakit/trauma yang diderita oleh karakter, sehingga seringkali perwatakan karakter menjadi OOC.

29. Deathfict: sebuah fict dimana satu atau lebih karakter yang meninggal atau baru saja meninggal. Biasanya ditulis dengan berfokus pada bagaimana karakter yang ditinggal mati menghadapi kerugian.

30. Derivative Fiction: karya kreatif yang didasarkan pada ide-ide lain.

31. Disclaimers: informasi yang biasanya diletakkan di atas sebuah fanfict. Disclaimer merupakan pengakuan secara tertulis oleh seorang author fanfiction bahwa fanfiction yang ditulisnya berasal dari anime/manga/book/game/movie/misc yang dibuat oleh pengarang aslinya.

32. Divergence: Cerita yang mulanya berangkat dari fakta yang sama dengan canon-nya, kemudian pada titik tertentu berbelok memasuki situasi karangan penulisnya yang berbeda dengan canon-nya.

33. Drabble: sebuah fanfiction pendek, panjangnya berkisar sampai 200 kata.


F

34. Fandom: pada umumnya dapat diartikan dari suatu komunitas (sekelompok orang) yang tertarik, menikmati, membaca, dan menulis fanfiction dari suatu cerita seperti komik, manga, novel, film, dll.

35. Fanon: Informasi atau karakterisasi yang belum pernah dikonfirmasi, tapi diterima oleh para penggemarnya. Contoh: orientasi Dumbledore.

36. Fanfic: kependekan dari “fanfiction”. Sebuah cerita yang diangkat berdasarkan acara TV, buku, film, komik, dll dengan memakai tokoh atau situasi tertentu yang ada dalam sumber aslinya.

37. Fanficcer: seseorang yang menulis fanfict.

38. Femslash: cerita tentang hubungan s**sual antara karakter perempuan.

39. F/F, f/f: kisah yang melibatkan hubungan s**sual antara dua karakter wanita. “F” biasanya menunjukkan seorang wanita dewasa, sementara “f” menunjukkan seorang wanita di bawah umur.

40. Ficlet: FF yang sangat pendek.

41. Flame: kritik keras yang menghina sebuah fanfict maupun orifict. Dalam tahap yang lebih parah, flame sering ditujukan kepada author fanfict tersebut secara langsung, bukan kepada fanfict/karyanya.

42. Flamewar: perang kritik yang dilakukan dalam review, email, forum, journal, dan lain-lain.

43. Flash Fiction[color]: karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas daripada cerita pendek.Rata-rata flash fiction memiliki antara 250 dan 1000 kata.

44. Fluff: sebuah fanfict ringan. Biasanya pendek dan manis.

45. Fluffy Angst: sebuah gaya cerita yang awalnya sangat gelap dan suram, tapi berakhir manis dan bahagia. Biasanya berlebihan.

46. Fuxing: Memberi tanggapan atas suatu FF namun isinya tidak benar-benar seperti yang dimaksud, karena tidak ingin menyakiti hati si penulis, atau tidak ingin memulai suatu flame-war


G

47. Gen: kependekan dari “general”, menunjukkan sebuah fanfict yang cocok untuk segala usia dan adat istiadat, tidak berisi nada s**sual.

48. Gen Fen: orang yang lebih suka alur non-slash atau mereka yang menentang slash karena dianggap merusak karakterisasi asli.

49. Genre: gaya, aliran dalam sebuah cerita, seperti fantasi, sci-fi, romance.

-General: genre yang cocok untuk segala usia dan adat istiadat, tidak berisi nada s**sual.

-Romance: genre yang mengusung tema percintaan.

-Humor: genre yang mengusung unsur lucu, sehingga bisa membuat pembaca tertawa.

-Drama: genre yang mengutamakan pada konflik emosi dan bertujuan membuat pembaca terhanyut dalam cerita.

-Poetry: fanfict yang dikemas dalam sebuah puisi.

-Adventure: fict yang menggambarkan kejadian-kajadian yang terjadi dalam sebuah petualangan.

-Mistery: teknis cerita yang melibatkan karakter cerita dimanaia mencoba untuk menemukan potongan informasi penting yang disembunyikan sampai klimaks. Biasanya cerita detektif.

-Horror: bertujuan membangkitkan kombinasi dari perasaan takut, terpesona, dan muak pada para pembacanya.

-Parody: hampir sama dengan humor, hanya saja unsur lucunya terletak diakhir cerita dan tidak disangka olah kita. Parody biasanya digunakan untuk menyindir karakter, plot, bahkan realita yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

-Angst: fanfict yang melibatkan tingkat kecemasan tinggi dengan permainan emosional, fisik dan mental. Biasanya berakhir sad ending.

-Supernatural: bercerita mengenai kemampuan yang diluar batas manusia. Seperti sixth sense (indra keenam), kemampuan meramal, dll.

-Suspense: fict yang menimbulkan perasaan penasaran dan tegang. Identik dengan cerita kejahatan atau detektif, tapi itu bukanlah hal mutlak.

-Sci-fi: kependekan dari “science-fiction”. Sebuah fiction yang mengandung unsur ilmiah, seperti Science dan IPTEK

-Fantasy: fanfict yang mana author menciptakan sendiri dunianya, sebuah alternative dunia yang berada dalam legenda atau mitos zaman dulu. Biasanya melibatkan sihir, unsur mistik, atauh hal-hal supranatural. Contoh: dongeng-dongeng.

-Tragedy: fanfict yang menceritakan kesedihan dan hal-hal tragis.

-Western: genre yang mengangkat kehidupan Amerika zaman dulu, seperti koboi.

-Crime: berpusat pada hal-hal yang dianggap criminal (kejahatan)

-Family: berkisar mengenai masalah yang terjadi dalam kehidupan keluarga.

-Hurt/Comfort: gaya cerita dimana satu karakter dirugikan (baik secara fisik maupun emosional) dan karakter lainnya harus menyelamatkan karakter yang terluka tersebut, sehingga mereka merasa lebih baik.

50. Gary Stu: tokoh pria dalam sebuah ori/fanfiction yang dibuat terlalu sempurna, tak ada celah kelemahan. Versi cowok dari Mary Sue. Contohnya, karakter pria yang tampan, kaya, pintar, serba bisa, digemari banyak wanita, dan tidak memiliki kekurangan.

51. Gore: FF yang penuh dengan darah, pembunuhan, dan hal-hal lain semacamnya

52. Grapefruit: FF yang secara eksplisit memaparkan adegan s**sual terutama perkosaan


H

53. Half-Drabble: lebih pendek dari drabble. Hanya sekitar 50 kata.

54. [Het]: kependekan dari “heteros**sual”, menunjukkan hubungan antara pria dan wanita.

55. HGTG (Hero Gets The Girl): tokoh utama pria harus 'jadian' dengan tokoh utama wanita.

56. Hiatus: suatu keadaan dimana seseorang beristirahat/jeda dalam kegiatan/pekerjaannya untuk sementara waktu. Dalam dunia tulis-menulis, hiatus berarti menghentikan penulisan suatu karya tulis untuk sementara waktu, namun masih akan dilanjutkan. Bila tidak dilanjutkan lagi, dinamakan discontinued.


I

57. IC (In Chara): perwatakan sebuah karakter dalam fanfiction yang sesuai dengan aslinya.


K

58. Kitsching: Menulis tanggapan positif terhadap FF yang sangat banyak tanggapannya (mungkin istilah pendeknya: ikut-ikutan) agar terlihat seperti menggemari FF itu juga, meski mungkin sebenarnya tidak begitu suka

59. Klimaks: puncak ketegangan/konflik dari suatu cerita.

60. Klise: pengertian dari klise adalah pengulangan. Klise bisa berarti pengulangan kata-kata yang digunakan itu-itu saja ataupun tema yang digunakan itu-itu saja.


L

61. Lemon: sebuah fict yang berisikan adegan s**sual eksplisit.

62. Lime: sebuah fanfict yang melibatkan adegan s**sual, namun tidak seeksplisit lemon.

63. Lolicon: sebuah kisah percintaan yang mana salah satu pasangannya adalah gadis muda dan perbedaan usianya lebih dari 15 tahun.

64. Lurker: anggota milis, messageboard, atau forum lain yang jarang memberikan feedback atas karya yang telah dibacanya.


M

65. Mainstream Fandom: merupakan komunitas pecinta anime/manga/komik/buku/film yang memiliki banyak pembaca, penulis, dan pengikut.

66. Mary Sue: tokoh wanita yang dibuat dalam sebuah fanfiction atau orifict yang dibuat terlalu sempurna, tanpa celah, sehingga cenderung membosankan. Contohnya karakter wanita yang cantik, pintar, kaya, digemari banyak pria, dan tidak memiliki kekurangan.

67. Movieverse: merupakan film yang diadaptasi dari suatu buku/komik, yang mana plot, setting, maupun karakternya bisa sangat berbeda dari canon.

68. MPREG: sebuah fanfict yang melibatkan kehamilan laki-laki. Tidak selalu diterima dengan tangan terbuka.

69. M/M, m/m: kisah percintaan antara dua karakter laki-laki. Biasanya “M” menunjukkan pria dewasa, sedangkan “m” menunjukkan laki-laki di bawah umur.

70. Multichapter Story: Cerita yang dibuat berchapter-chapter dengan 1 cerita utuh. Pada fanfict yang berjumlah chapter banyak, namun merupakan kumpulan oneshot tidak dapat dikategorikan sebagai Multichapter Story.


N

71. Newbie/Newcomer: pendatang baru di sebuah group.

72. Next Generation: sebuah cerita yang berfokus pada anak-anak atau keturunan dari karakter canon. Umumnya next generation fict menggunakan tokoh utama OC yang merupakan keturunan dari karakter canon (tidak mutlak).

73. Noncon: Non-Constentual S**ual Act. Bisa dikatakan kata lain dari pemerkosaan.

74. Nonshipper: orang-orang yang membenci popular pairing.

75. Noromo: No-Romance.


O

76. Oneshot Story: merupakan fanfiction/orifict yang selesai dalam 1 chapter saja. Biasanya (kalau ada), lanjutan atau hal-hal yang berhubungan dengan fanfiction/orifict oneshot dibuat di sekuelnya.

77. Official Pairing: merupakan pairing yang sudah resmi dan sah pada suatu fandom karena pairing tersebut dibuat oleh pengarang anime/manga/book/movie/misc. aslinya. Contoh : AsumaKurenai, MinatoKushina, FugakuMikotto di fandom Naruto.

78. OTP (One True Pairing): keyakinan bahwa fandom tertentu hanya berisi satu pasangan nyata dan yang lain adalah tidak masuk akal.

79. OC (Original Character): karakter tambahan yang diciptakan oleh seorang author. Biasanya diciptakan untuk melengkapi, membantu jalannya cerita. Terkadang ada juga author yang menjadikan OC sebagai tokoh utamanya.

80. OOC (Out of Character): Perwatakan karakter yang dibuat berbeda atau melenceng jauh dari perwatakan di canon-nya. Misalnya Temon dari serial Abdel dan Temon dibuat sebagai karakter yang digandrungi wanita, kaya, dan pintar.


P

81. Pairing: kombinasi karakter/pasangan yang dibuat berdasarkan aslinya atau keinginan penggemar.

82. Parody: fanfiction dengan penggambaran yang dibuat-buat agar lucu, dan biasanya menyindir suatu hal seperti karakterisasi, seting, plot, maupun realita di kehidupan nyata.

83. Plagiarism: Mengambil karya orang lain, kata perkata, dan mengakuinya sebagai milik sendiri. Bahasa gaulnya ialah mencontek/menjiplak.

84. Plotbunnies: ide cerita yang melompat-lompat di pikiran kita, meski kita tidak sedang memikirkan cerita tersebut.

85. Politislash: cerita slash tentang tokoh-tokoh politik yang biasanya bersifat menyindir.

86. POV (Point of View): sudut pandang pengarang dalam menggambarkan ceritanya.

87. PWP (Plot, What Plot?): 1. Plot, What Plot? Bisa diartikan sebagai cerita yang lebih menonjolkan pada adegan s**sual dibanding alur ceritanya, bahkan plot sebenarnya hanyalah mengenai adegan s**sual tokoh-tokohnya. Sering juga disebut sebagai P*rn Without Plot. Hampir mirip dengan NC-17. 2. Plot, What Plot dapat diartikan sebagai fanfic yang hanya terdiri dari satu atau dua skenario tanpa ada background story yang jelas.


R

88. R&R: Read and Review. Kata yang biasanya diletakkan di summary yang bertujuan agar pembaca mau membaca karya dan memberikan umpan balik.

89. RPG: Role Playing Game. Berbeda dengan Round Robin di mana yang ditulis FF biasa, dalam RPG setiap penulis berperan menjadi satu atau lebih tokoh cerita.

90. Rating: Penulis-atau arsip-sistem yang diterapkan memungkinkan para pembaca tahu apa yang mereka in untuk sebelum mereka mulai membaca sebuah cerita. Sangat penting bagi seorang author untuk mengetahui rating dari fanfict yang akan dibuatnya, agar dapat menghindari kesalahan segmentasi pembaca. Menggunakan pedoman film Amerika sebagai template, paling fanfic dapat dinilai sebagai berikut:

G: Baik bersih menyenangkan untuk segala usia.

PG: Mild tersirat sindiran s**sual, ringan kata-kata buruk, atau kekerasan atau serius (meskipun tidak cukup dewasa) topik.

PG-13: Beberapa kekerasan, bahasa yang buruk, jelas sindiran s**sual, secara tersirat hubungan s**sual. Juga dapat mencakup beberapa topik matang seperti bunuh diri, homos**sualitas, narkoba / alkohol advokasi, pemerkosaan setelah, rincian melahirkan, dll tergantung pada adat istiadat dari fandom yang terlibat.

R: Just-pendek-of-eksplisit s*ks, grafis penyiksaan atau kekerasan, perkosaan. Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah umur.

NC-17: eksplisit erotika, kekerasan berdarah berlebihan. Sering ilegal bagi pembaca di bawah umur.

X: sama seperti NC-17 tetapi hanya merujuk pada s*ks. Tidak lagi digunakan oleh beberapa fandoms.

XXX: Pure grafis buruk-ditulis p**no - jarang dilihat dan tidak didorong dalam lingkaran fanfic.

Dalam fanfiction.net terdapat rating:

K: untuk pembaca berusia 5 tahun ke atas. Isinya tidak mengandung kata-kata yang kasar, kekerasasan, dan hal-hal “dewasa”

K+: untuk pembaca berusia 9 tahun ke atas. Dapat mengandung sedikit aksi kekerasan, tapi tidak menimbulkan luka yang parah. Terdapat kata-kata kasar, tapi dengan kadar minor dan tidak ekstrem.Tidak mengandung materi “dewasa”.

T: untuk pembaca berusia 13 tahun ke atas. Mengandung beberapa kekerasan, minor kata kasar dan minor unsur dewasa.

M: untuk pembaca berusia 16 tahun ke atas. Mengandung non-eksplisit materi dewaasa, kekerasan, dan kata kasar yang ekstrem.

MA: untuk pembaca berusia 18 tahun ke atas. Mengandung materi dewasa yang eksplisit.


S

91. Seme: orang yang dominan (top) dalam hubungan s**sual, baik yaoi maupun yuri.

92. Shounen-ai: boys love, kadarnya lebih rendah daripada yaoi. Lebih menekankan kepada hubungan perasaan daripada fisik.

93. Self Insertion: Sebuah fanfict dimana penulis memasukkan OC dirinya sendiri dalam fanfict yang ditulisnya. Terkadang SI menjadi indikasi Mary Sue.

94. Shoujo-ai: versi cewek dari shounen-ai.

95. Side Story: Kisah sampingan, menuliskan tentang suatu situasi atau tokoh yang tidak begitu diperhatikan dalam cerita aslinya.

96. Slash: jenis fict yang melibatkan hubungan antara dua karakter dengan jenis kelamin sama.

97. Smut: hampir sama dengan lemon, tapi lebih lembut dan biasanya melambai-lambai.

98. Songfict: sebuah fict yang ceritanya berdasarkan lirik lagu. Biasanya terdapat lirik lagu disana sini untuk memberikan suasana dan penekanan atas apa yang author ceritakan.

99. Spew Warning: Peringatan yang diletakkan di awal FF yang sangat lucu, hingga dikhawatirkan bila seseorang membacanya sambil makan sesuatu, akan tertawa hingga menyemburkan makanan yang sedang dimakannya.

100. Spoiler Warning: peringatan yang diberikan oleh author, biasanya terletak di awal atau summary cerita. Bertujuan untuk memberitahu pembaca agar mereka dapat memutuskan untuk berhenti membaca sebelum terlambat.

101. Song Parody: sebuah fict dimana authornya mengambil (biasanya) lagu popular, kemudian ditulis ulang dengan tema dan karakter yang membuat kita tertawa.


T

102. Tabestry Syndrome: Kecenderungan mendapat ide yang sangat banyak untuk membuat bermacam-macam FF, tapi tidak ada yang selesai

103. Timeline: merupakan setting waktu secara global yang digunakan dalam fanfiction/orifict. Kejelasan dari timeline suatu fanfiction/orifict sangat penting agar pembaca tidak kebingungan.


U

104. UberFic: FF yang sangat panjang, atau sangat populer

105. Uke: orang yang berada di bawah dominasi seme dalam hubungan s**sual baik yaoi maupun yuri.


V

106. Vignette: FF pendek, tidak lebih dari 3000 kata.


W

107. WAFF (Warm and Fuzzy Feeling): fanfict yang mengandung content yang menghasilkan efek hangat dan melayang.

108. WIP: Work In Progress, FF yang di-post sebagian demi sebagian karena masih dalam tahap pengerjaan/belum selesai

109. Whumpage: sebuah fict yang plot ceritanya berfokus pada fisik (atau kadang-kadang emosional) kekerasan yang dilakukan kepada tokoh utama. Whumpage hampir sama dengan Darkfict, hanya saja whumpage berfokus pada ketahanan dan kelangsungan hidup karakter serta penderitaannya.

110. Writer Block: merupakan suatu keadaan dimana seorang author tidak dapat menulis karena alasan-alasan tertentu (tidak ada ide, tidak sempat karena sedang sibuk, dsb.)


X

111. XO, X/O: Istilah untuk Crossover


Y

112. Yaoi: kisah percintaan antara laki-laki dan laki-laki, biasanya hanya untuk orang dewasa. Banyak yang salah mengartikan antara yaoi dan shonen-ai. Yaoi lebih mendeskripsikan mengenai adegan s**sual (biasanya eksplisit), sedang shonen-ai lebih berfokus pada kisah percintaannya dan tidak mengandung unsur lemon eksplisit.

113. Yuri: sama dengan yaoi, hanya saja yuri percintaan antara wanita dan wanita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar