Minggu, 19 Juni 2011

11 days with myPuppy Love

Title                             : 11 days with myPuppy Love [oneshoot : kaiXruki]
Author                         : Arisa Kazuyoshi
Chap                           : 1/1 oneshoot
Fandom                      : The Gazette
Pairing                        : KaiXruki
Genre                          : Yaoi, Fantasy
Disclaimer                  : Wataru is mine..!! Wataru..!!  Wataru 12012 DX #GAJE
Contac Person           : @fb                : Arisa Kazuyoshi
                                      @twitter          : @arisamiyawaki
                                      @myspace    : Arisa Matsumoto
                                      @blogger       : arisa-gazerock.blogspot.com

a/n                              : ini fanfic KaiRuki pertama saiia XD [hadeh lovenya jadi lambang apple~ whatever lah XD] moga fanfic ini gak ancur~ hehe :D judulnya aneh *liat atas* kaga apa dah XD yang penting ada judul XD #digampar.. ini sudut pandang ketiga pelaku sampingan..atawa apalah..!! kaga mudeng..!! #dihajar


yoo~~ ichi..!! ni..!! san..!! start start start..!! go shoot..!! *plaaaaaaakkk
Happy Reading ^^





[ Kai’s POV : on ]

Kalian pernah merasakan terlambat mengungkapkan perasaan pada seseorang yang sudah lama kalian cintai? Bagaimana rasanya..? sakit bukan. Apalagi sampai tidak memiliki sedikitpun harapan untuk dekat dengannya bahkan bertemu dengannyapun mustahil. Aku Uke Yutaka dan inilah kisahku..

…..

“Ruki…!!”seseorang memanggilnya, pemuda manis berambut coklat dan bermata bulat itu

“gak mau..!! aku mau pulang lebih awal..!!” pemuda imut yang merupakan pemilik nama ruki itu langsung cepat-cepat memakai sepatunya dan berlari keluar sekolah

“hei..!! kau harus piket sekarang..!! jangan membolos lagi ruki..!!”teriak pemuda yang postur tubuhnya lebih tinggi dari ruki itu sambil berlari mengejar ruki

“sudahlah Reita, biarkan saja  bocah kecil itu” ucap pemuda cantik dibelakang pemuda bernoseband yang tadi memanggil ruki sambil menepuk pundak reita

“khh,.. Ok Uruha, demo~ lain kali dia takkan lepas dari kejaranku” reita berbicara dengan bersungguh-sungguh lalu kembali masuk kelas sambil menggoyangkan sapu yang tadi ia bawa

“hh,..dasar..”pemuda berparas cantik yang aku ketahui bernama Uruha itu lalu mengikuti reita yang sudah mendahuluinya masuk kekelas.

Hei..tunggu dimana si chibi.!! Eh maksudku si Ruki..!! ah~ aku sampai kehilangan jejaknya. Cerobohnya aku sampai lupa bila aku ingin mengetahui keseharian Ruki. Aku harus segera mencarinya..!!

………………………………..

[author’s POV : on]

Pemuda kecil itu berlari-lari kecil sambil sesekali melihat ke arah belakang memastikan Reita –si noseband- itu tidak mengejarnya “hosh hoshh~~” pemuda manis itu berhenti sejenak setelah memastikan reita tidak mengejarnya untuk mengatur nafasnya yang tidak teratur karena berlari tadi. “cappeekk~~ lebih baik aku beli minum ^^” sarannya pada dirinya sendiri lalu bergegas pergi ke minimarket untuk membeli minuman.

Setelah sampai di mini market itu, ruki langsung merogoh sakunya dan didapatkan senyum lebar dari wajahnya karena hari ini uang sakunya lebih banyak dari biasanya. Ia langsung berjalan menuju tempat snack dan membeli makanan ringan dan minuman disana, tak lupa ice cream vanilla favoritnya

Setelah membayar beberapa barang makanan yang baru dibelinya, ruki langsung melanjutkan perjalanan ke rumah sambil membuka bungkus ice creamnya dan melahapnya “eh..!! tadi kan aku hanya ingin membeli minuman..?? Baka Baka Baka Ruki..!! gak pernah kontrol nafsu belanja” rutuknya pada diri sendiri.

“GUK..!! GUK..!!”gongongan anjing dari belakang manyapa ruki yang sedang sibuk merutuki dirinya itu

“eh..!! “ ruki membalikan badannya dan disambut dengan goyangan ekor seekor anjing berjenis chihuahua warna putih yang manis

“gugukk~~~” mata ruki langsung berbinar-binar dan senyum lebar menghiasi wajahnya ketika melihat anak anjing itu. Ruki memang penyayang binatang, terutama anjing wajarlah bila Ruki sangan senang melihat anak anjing itu

“lucunya~~ kawaii ne~..”ruki berjongkok lalu mengelus bulu lembut anjing itu

“GUK..GUK..~~”anjing manis itu menjulurkan lidahnya dan tetap menggoyangkan ekornya dengan manis. Seakan merespon positif perlakuan Ruki


“uwh~~ aku ingin memeliharamu..!!” ruki langsung mengklaim anjing itu miliknya “ apa kau sudah punya majikan”


“rr~ GUK..!!” anijing itu mengangguk lalu berlari mendahului ruki


“eh..?? guguk..!! tunggu aku..!!” ruki berdiri lalu kembali berlari mengikuti anjing itu


“rr~~ GUKK..!! GUKK..!!” anjing chihuahua itu berhenti didepan rumah yang usang dan tidak terawat


“hoshh..hoshh..!! akhirnya terkejar..guguk..!! jangan lari kencang.. aku lemah soal alri..!!” gerutu Ruki sambil menggendong anjing itu”eh..!! itu rumah majikanmu..??” ruki bertanya ke anjing itu sambil menunjuk rumah usang dan tidak terawat itu lalu disambut dengan anggukan anjing itu, seolah dia tahu apa yang diucapkan ruki “ah.. apa di rumah ini ada penghuninya..?? kalau begitu, aku mau bertemu dengan majikanmu dan memintanya mengijinkanku mengadopsimu ^^” senyum lebar kembali menghiasi wajah bulat ruki dan disusul dengan langkah mantap ruki memasuki rumah itu

“permisi..ada  orang disini..??” ruki mengetuk pintu masuk rumah usang itu


Tak ada jawaban


“hh” ruki berbalik badan lalu  mengedarkan pandangannya ke sekeliling rumah itu. Ruki mengangkat sebelah alisnya ”aku tak yakin ada penghuni dirumah ini”


“ah..maaf lama..ada nperlu apa anda kesini..^^”tiba-tiba muncul suara berat seorang laki-laki dari dalam rumah itu


“ah..!! ekh..?? ada orang ya..?” ruki sedikit terkejut saat melihat sesosok laki-laki yang sepertinya sebaya dengannya. Berambut coklat pendek. Berkulit pucat dan memiliki lesung yang menghiasi senyumnya


“iya disini ada orang, eh..?? anda..??”ucap pemuda itu sambil melihat ruki


“ah..aku Matsumoto Takanori, biasa dipanggil Ruki ^^ senang bertemu denganmu” ruki menjabat tangan pemuda itu “dinginn~~..!!” ruki langsung melepas jabatanya saat merasakan dingin yang tidak lazim pada tangan pemuda itu”eh..!! maaf maaf…”ruki menundukan badannya


“eng,..tidak apa..^^ aku baru membuat es serut, jadi tanganku dingin ^^. Oh iya aku Uke Yutaka, biasa dipanggil kai. Senang bertemu denganmu juga Ruki ^^”jawab pemuda yang bernama Kai itu dengan sopan


“hehe..maaf ya..eto.. apa anjing ini milikmu..??”tanya ruki sambil menjulurkan anjing chihuahua itu pada kai


“eh..iya..apa dia menyusahkanmu” kai menunjukan wajah cemasnya sambil menggendong anjing chihuahua itu


“ah tidak ^^ hehe..heii apa aku boleh memeliharanya..??”tawar ruki langsung


“eh..??”


“ah..!! tenang saja aku akan menjaganya kok ^^ dia akan baik-baik saja denganku. Kan aku pecinta binatang ^^” ruki berusaha meyakinkan kai


“boleh saja” senyum semu menghiasi wajah kai,..”kalau kau suka. Silahkan ^^”


“kai-kun..?? benar tak apa..?? kalau tak iklas, lebih baik gak usah deh 3:”


“en..bukan gak iklas, masalahnya hanya anjing ini, satu-satunya keluargaku”


“ekh..!! kai-kun yatim piatu..?? Upss..!! sorry” ruki menutup mulutnya


“yah bisa dibilang seperti itu, gak apa kali ^^..apa Ruki-chan sangat suka dengan sabu..??”tanya kai


“sangaaa~~~~tt…:3” ruki menatap kai penuh harap


“hahaha…wajahmu sangat manis..aku tak kuat melihatnya” kai tertawa lantang


“bbuwh..!! kai-kun” ruki merengek


“hehe..o.okee”kai menahan twanya dan menggantinya dengan senyum”kalau begitu, setiap pulang sekolah, kau bisa pergi kesini dan bertemu dengan sabu ^^”

“jadi anjing itu namanya sabu :D..namanya maniss >w<”


“iya, namanya sabu ^^, jadi..apa ruki-chan setuju dengan taawaranku..??”


“setuju..!! XD” jawab ruki lantang



……………………………….



Setelah perjanjian itu, ruki selalu menyempatkan diri pergi ke tempat itu sepulang sekolah untuk mengunjungi anjing chihuahua yang bernama sabu yang dimiliki oleh pemuda berlesung pipi itu. Ruki kesana tidak hanya dengan tangan kosong. Tak jarang ruki membelikan makanan untuk anjing chihuahua itu tak lupa beberapa cemilan yang ia makan bersama kai. Tak terasa sudah seminggu lebih kegiatan ini tetap berlangsung. Ruki bahkan tidak segan-segan bercerita tentang masalah pribadinya kepada kai, bagaikan sudah kenal bertahun-tahun. Kai juga pendengar yang baik. Tidak jarang kai memberi solusi dan mengajari ruki pelajaran yang ruki kurang mengerti.


…..

Nineth day
Ruki’s POV

“ahh~~”aku merebahkan diriku ke kasur UKS, bukan karena tidak enak badan. Aku hanya kurang tidur karena semalam aku tidur sangat malam untuk mengerjakan PR di rumah kai-kun. Kai-kun.haehh~~ sepertinya aku pernah melihatnya sebelum aku bertemu denganya dirumahnya.. kira-kira kapan ya.?? Eng..?? ah..!! aku sama sekali tidak mengingatnya..!! aku menggulingkan bdanku dikasur.

“tangan kai-kun dingin” gumamku sambil mengangkat tanganku keatas “tapi senyumnya manis, orangnya ramah lagi…>w<”ku tekuk tanganku dan aku peluk bantal UKS sambil sembari menggulingkan badanku..”kai-kun baik~ kai-kun manis..kai-kun ganteng..!! aku cinta kai-kun…~~ekh..!! upps..!!” aku menutup mulutku, apa yang aku ucap tadi,. Akh ruki kau sudah terlalu banyak membaca komik..lebih baik aku membasuh wajahku agar lebih fresh dan main ke rumah kai-kuan lagi, aku langsung berdiri dan berlari ke toilet

………………………….
@toilet

“haehh..~~ segarnya~~”aku mengusap air yang tersisa diwajahku dengan saputangan ku..”kai-kun I am comeing..!! >w<..eh..?? aku kesana kan mau nemuin sabu..=____=” ya tuhan..!! aku kenapa.. kenapa akhir-akhir ini hanya Kai-kun yang ada dipikiranku..masa aku jatuh cinta padanya..” iituuu tak mungkinnn..!!!”aku berusaha meyakinkan diriku sambil meremas kepalaku


“eh..?? ruki kenapa..??”tanya Reita yang kebetulan ada ditoilet “stress ya..??wkwk makanya piket XD” sindir reita sambil memukul kepalaku pelan


“rei-kun jahat..!! aku gak stress..!!”belaku sambil mengusap kepalaku


“hei..reita, kau sudah tahu beritanya belum..??”ucap uruha, huh..kenapa disaat ada aku dan reita pasti ada uruha, atau disaat ada reita dan uruha ada aku..?? entahlah


“berita apa ru..??”reita merespon pertanyaan –si bebek tukang gosip- aka. Uruha dengan antusias


“anak IPA-1 angkatan kita yang kecelakaan 2minggu hari lalu, kabarnya dia sudah meninggal 9 hari lalu lho”


“ekh.?? Si jenius itu..?? benarkah..?? aku sama sekali tidak tau..”


“haeh~ dasar kau rei, kemana saja kau saat ini”


“rei..kehatilu..^^”


“gombaall :p”


“ya bukanlah..!! lu kira gw gak normal apa..:p lagian anak jenius itu memang tak populer kan..??”


“eng..iya sih, hanya orang-orang tertentu saja yang dekat dengannya, apalagi anak itu sangan tertutup” uruha dan reitapun berlalu meninggalkan toilet


“anak kelas IPA-1 angkatanku..??”gumamku


……………………………………
@kai’s house


“iya kaii-kunn..!!! ada siswa yang ninggal di sekolahku..!! katanya anaknya jenius lagi..!!”


“ruki-chan bilang meninggalnya 9 hari lalu kan..?? kenapa ruki-chan baru histeris sekarang..??”kai menjawabku dengan tenang


“err~ itu..hehe ruki selalu ketinggalan berita XD hahah..payah ya..XD”


“khh..dasar kau ini ^^, sudahlah tak baikkan membicarakan orang yang sudah tak ada di dunia ini ^^”

“iya, kau benar kai-kun..langsung saja.. aku punya banyak PR Fisika..!!”ucapku sambil menodongkan buku kerjaku


“khh, dasar kau ini..ayo garap ^^”




…..

tenth day
08.00 @ ruki’s house

KRIINNGG..~~~ KRIINNGG~~~
Suara dering jam weker membangunkan tidur nyenyakku pagi ini, aku segera mengambil jam weker berbentuk apel hijau itu sambil mematikan suara nyaring yang dihasilkan jam weker itu. Aku melihat kalender yang terdapat di jam itu lalu aku tersenyum lebar “Libuur..!!!” seruku sambil meloncat di tempat tidurku. Haha sifatku ini memang seperti anak kecil, tapi aku suka sifatku ini. Sifat ini mempertegas imej imutku

Aku langsung duduk dan mengusap wajahku”libur~libur~ ^^ ajak kai-kun jalan ah~”rencanaku lalu berdiri-berjalan menuju kamar mandi
DRRTTT..DRRTT.. getar ponsel merah maroonku menghentikan langkahku. Aku duduk kembali di pinggir tempat tidur lalu meraih ponsel dan membuka flip ponselku. “reita..??” gumamku sambil melihat layar ponsel dan mengklik tombol gagang telefon berwarna hijau “moshi-moshi.?? Ohayou..ruki disini..??” aku langsung menjauhakn ponselku dari telinga saat suara cempreng uruha diseberang sana yang menyapa panggilan telefon

“ ada apa..kenapa uru-chuu yang ngomong”..


”itu tak penting..!! cepat kau mandi, kau lupa dengan janji jalan-jalan pagi dengan kami  kan..!!” sentak uruha diseberang sana, dari nada bicaranya,sepertinya dia benar-benar marah


“ehh..?? o..oke ditaman dekat rumahku kan..??”..”dikuburan.ya di tamanlah..!! cepat cepat..!!”


“o..oke uru-chuu..tunggu, ruki mau mandi,, jaa~”ucapku sambil menutup flip ponsel dan melempar ponselku ke kasur. “mandi~~ mandi~~”aku lalu bergegas untuk menyelesaikan rencana awaqlku yaitu mandi.



……………………………………
@park near ruki’s house


“hosh-hosh..!! maaf apa aku buat kalian nunggu” aku membungkukan badanku dambil memegang lututku



“ya, 35 menit” ucap reita sambil melihat jam tangannya, seolah dia benar-benar menungguku


“nih..minum dulu” tawar uru sambil menyodorkan botol orange juice


“sankyuu~” aku menerimanya dengans enang hati dan langsung duduk di salah satu bangku di taman itu


“kau benar-benar buat kita menunggu, padahal, kau yang merengek ingin jalan-jalan pagi ini”sondir reita sambil duduk disebelahku


“maaf~ kau tahu kan, aku selalu lama soal mandi”belaku sambil meminum orang juice


“sudahlah..hari ini..ayo kita belanja habis-habisan…!!!”uruha menengahi perdebatanku dengan reita


“ayoo kita serbu dxiskon..!!” ucapku dan uruha semangat dan bersamaat


“yatuhan”reita mengusap mukanya seolah-olah menemani aku dan uruha adalah nerka baginya


“hahhaa..”aku dah uruha tertawa bersamaan melihat wajah pasrah reita.




……………………………………
19.00 @park near ruki’s house

“ah..!! malam banget..!!” ucapku


“jam 7 kau bilang malam banget, dasar anak kecil :p” sindir reita lagi


“reita, jangan gitu sama ruki-chibi dong, kasihan kau tidas mulu” bela uru


“lagipula, dia yang suruh aku bawa belanjaannya, dia tak sadar apa belanjaannya banyak banget”  gerutu reita


“ehehe..gomenne rei-kun”ucapku sambil memindahkan belanjaanku yang berada di tangan reita ke tangaku” ngomong-ngomong, ruki mau tanya.. anak IPA-1 yang meninggal namanya siapa..??”

Uruha dan reita saling melirik lalu sedikir berdiskusi tentang nama orang itu

“namanya lucu..uke uke gitu dah XD”tawa reita


“reita,.!! Tak baik mengejek orang yang sudak tak ada”nasehat uru sambil menyikut pinggul reita pelan


“uff..sorry..^^”


“jadi..?? siapa namanya..??


“aa”reita ingin berbicara sebelum uruha menutup mulutnya


“kalau kau yang memberitahu, kau pasti akan mengejek orang itu lagi,.. hem jadi gini ruki-bi.. nama anak itu uke yutaka, tapi lebih biasa dipanggil kai ^^”


“u..uke ..yu..yutaka..?? ka..kai..??”aku langsung menutup mulutku


“bbah..!! hahah..ruki-chan takut ya XD dasar anak kecil XD”sindir reita lagi


“reita..!!”uruha mencubil pipi reita”sudah ya ruki, kita harus pulang.. ^^ bye, oyasumi”

“..” aku tidak menjawab ucapan uruha dan reita, aku sangat syok..apa uke yutaka yang meninggal itu kai-kun ku..?? kai-kun yang aku temui 9 hari lalu




…..

eleven day [last day]
03.55

hari ini, aku bangun pagi-pagi sekali. Aku memakai mantelku dan langsung berlari keluar rumah sambil memakai syalku, aku masih tak percaya kata-kata uruha dan reita semalam, aku masih tak percaya kalau kai-kun sudah tak ada. Padahal selama ini, kai-kun sangat nyata dimataku, kai-kun sangat baik padaku, kai-kun sangat perhatian dimataku, aku mempercepat lariku dan berhenti di depan rumah usang itu, rumah dimana aku bertemu kai-kun.

“hosh-hosh” Dengan ragu-ragu, aku memasuki area rumah itu. Rumah itu lebih berantakan dari sebelumnya. “sabu..?? sabu..??” tak ada respon sama sekali, padahal biasanya sabu selalu berlari kearahku ketika aku memanggilnya. “kai-kun..?? kai-kun dimana..?? apa ruki ganggu..?” masih tak ada respon “kai-kun..!! jawab aku..!! ini ruki” badanku bergetar, bulu kudukku berdiri saat angin dingin yang menyapaku “kai-kun…!! Kau dimana..?? apa kai-kun masih tidur..?? apa aku ganggu..?? jawab aku..!!” aku mesmberanikan diriku masuk kedalam rumah kai-kun


 "kai-kun..!! kau dimana..!!"teriakku terus memanggil nama kai-kun. aku benar-benar ingin memastikan k ata-kata reita dan uruha. aku ingin memastikan yang bersamaku selama ini benar-benar nyata.

"GUKK..GUUK...!!"

"sabu-chan..!!"aku langsung berlari ke arah suara anjing itu, dan akhirnya berhenti ke taman belakang. tepat di bawah pohon maple yang rindang. aku dapat melihat sosoknya, sosok kai-kun..sosok yang aku cari sejak tadi

"kai-kun.!!" aku langsung berlari dan memeluk sosok jangkung itu. "kai-kun~"entah kenapa badanku bergetar dan aku mulai menitikan air mataku


 "ruki-chan..?? kau kenapa..??"kai-kun  membalikkan badanku dan memelukku

"kai-kun..hiksz..jangan tingalin aku~"entah kenapa aku terisak didada kai-kun

"kau sudah tahu bahwa aku tak nyata..??"kai-kun bertanya padaku dengan tenang sambl mengelus rambut coklatku

"i..iya..apa itu benar kai-kun..?? kenapa kai-kun baru dekati ruki setelah kai-kun udah gak ada..!! kai-kun sadar gak sih..!! kai-kun udah buat ruki suka sama kai-kun"aku mengeratkan pelukanku

"maaf, aku memang selalu ceroboh, apalagi aku juga pelupa dan terlam bat. en gitu ya..aku juga suka sama ruki-chan"

"tapi sayangku be--"ucapanku terpotong karna kai-kun telah membungkam mulutku dengan bibir dinginnya, aku dapat merasakan dingin air mata yang mengalir di pipi kai-kun. aku memejamkan mataku. merasakan kecupan dingin kai-kun

"ruki-chan" kai-kun melepas ciumnya padaku"aku juga cinta sama ruki-chan ^^ maaf ya aku terlalu telat, oh iya..mungkin, ini terakhir kalinya kita bertemu. tolong  jaga sabu ya ^^" aku dapat melihat angin yang memisahkanku dengan kai ditambah daun-daun yang menyelimuti badan kai-kun

"kai-kun..!!"aku berteriak memanggil namanya. dan hanya senyum yang aku dapatkan dari kai-kun yang sudah hampir hilang. senyum yang sangat manis, senyum yang sangat menenangkanku

"aishiteru" kata yang terakhir kudengar sebelum sosok kai-kun benar benar hilang bersamaan dengan angin yang berhembus

"aishiteru mo kai-kun...!!!"




OWARI
nyahahaha (=w=)
kumen sangat dibutuhkan
jangan jadi silent reader yo ^^

a/n : *liat atas"* nih ff one shoot kok panjangnya minta ampun ya..?? whateverlah
yang penting SHARE XD *dihajar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar