Minggu, 06 November 2011

Berbagai Macam Mie dari Jepang :D oishii


Agan-agan pasti suka mie kan? Selain mengenyangkan, banyak variasinya, makannya pun enak pula, sruput-sruput glek! Kenyang deh
Kalau mie semacam mie tek-tek, mie bangka, mie bakso, dll pasti agan-agan sudah pada tau semua. Bagaimana dengan mie dari negeri Sakura? 
Pastinya nggak kalah sedap dan bervariasi dari mie kita.
Spoiler for Udon:


Udon, rasanya sudah lumayan populer di Indonesia. Udon merupakan mie yang paling 'gendut' bentuk bangunnya, sehingga makan seporsi mie ini dijamin pasti bakalan kenyang buanget.
Ada beberapa jenis udon, yang terkenal sudah pasti Kitsune Udon. Kenapa dinamai kitsune (rubah)? Konon katanya, di Jepang, dewa rubah paling suka makan tahu goreng yang disebut o-inari. Kitsune udon menggunakan topping tahu goreng di atasnya, sehingga umum dikenal dengan nama ini. Katanya lagi sih, warna keemasan tahu goreng membuat orang ingat akan bulu sang rubah.
Kitsune udon populer di daerah Kansai, Osaka.
Spoiler for kitsune udon:


 


Bermacam-macam jenis udon, lain daerah lain pula penyajiannya. Udon biasanya disajikan dengan kuah panas, walaupun ada juga yang dingin.
Spoiler for All Kinds of Udon:


Tidak seperti di Indonesia, musim panas di Jepang benar-benar amit-amit panasnya. Bisa sampai 45 derajat! Panas-panas mana enak makan mie yang berkuah panas?
Maka itu di sana ada juga mie dingin, dengan kuah dingin menyegarkan. Mungkin buat kita aneh, makan mie kok dingin. Tapi coba deh bayangkan, panas-panas berkeringat makan mie dingin nan lezat. Kenyang sekaligus segar!
Spoiler for Cold Udon:


 

Zaru udon, sejenis udon yang didinginkan dan dihidangkan di atas zaru (nampan bambu). Disertai dengan kuah dingin yang terpisah, dengan topping rumput laut, disertai saus shoyu (kecap) dan mirin (sake manis). Makannya, tinggal dicelup ke kuah dan saus dingin!
 
Biasanya disertai juga dengan wasabi dan bubuk jahe.

 

Bukkake udon, udon dingin yang disajikan dengan topping yang ditaburkan di atasnya, biasanya berupa serutan lobak, kacang natto, dan serutan yamaimo (sejenis ubi). 



Spoiler for Soba:


Soba, mie sehat langsing yang dibuat dari tepung gandum pilihan. Soba sudah lama dikenal baik untuk kesehatan. Soba bisa dihidangkan dengan kuah panas maupun dingin, sama seperti udon. Apa saja jenis soba? Mari kita simak.
Spoiler for Cold Soba:


 

Morisoba, soba dingin yang dihidangkan di atas piring ceper. 


 

Zaru soba, kira-kira sama seperti zaru udon, cuma memakai soba untuk mie nya. Cara penyajiannya pun sama persis!
 

 

Soba maki, soba dingin yang dibungkus dengan nori (rumput laut kering) seperti sushi. 


 

Soba salad, yaitu soba yang dihidangkan dengan topping salad, lengkap dengan saus thousand island! Dingin dan segar, kan?
 

Spoiler for Hot Soba:


 

Kake soba, sama seperti kake udon, hanya menggunakan soba. 


 

Kitsune soba… well, you get the idea. 


 

Soki soba, yaitu soba yang disajikan dengan ehem… daging babi. 


 

Sansai soba, yaitu soba yang dihidangkan dengan topping sayur-sayuran liar seperti takenoko, warabi, dan zenmai. 


 

Kamonanban, soba yang dihidangkan dengan topping potongan daging bebek. Kamo dalam bahasa Jepang berarti ‘bebek’. 



Di Jepang, pada malam tahun baru, mereka punya tradisi memakan soba yang disebut toshikoshi soba. Tradisi ini juga menyangkut memberikan soba kepada keluarga dan kerabat serta teman-teman dekat.

Spoiler for Ramen:


Hmm… ramen! Di Indonesia, ramen inilah yang paling mirip dengan mie instan kita. Tradisi mie instan semacam indomie, berawal dari ramen instan buatan Jepang. 

Ramen berbentuk tipis dan disajikan dengan kuah panas maupun dingin, ataupun digoreng.
Spoiler for Ramen from the Area:


 

Yang membedakan ramen adalah asal daerahnya. Tiap daerah memiliki ramen dengan topping sendiri. Seperti di Sapporo yang berudara sangat dingin, ramen menggunakan topping jagung manis, bawang putih, daging babi, rumput laut, dan berbagai macam seafood dengan kuah miso yang panas dan kental. 


 

Ramen dari Kitakata, agak tebal dan berbentuk benar-benar curly, disajikan dengan daging babi dan niboshi (sarden). Di Kitakata, ramen biasanya disebut dengan soba, sedangkan soba sungguhan disebut Nihon Soba. 


 

Ramen khas Tokyo menggunakan kuah yang banyak mengandung kecap asin, dan menggunakan topping daging ayam, kamaboko, menma (sejenis rebung yang difermentasi), telur, kerupuk, nori, daun bawang, dan bayam. Kuahnya tidak terlalu kental. 


 

Ramen dari Yokohama dihidangkan dengan nori, bayam rebus, telur rebus, dan daging babi panggang beraroma yang biasa disebut tonkatsu. Bentuk ramen Yokohama biasanya tipis dan lurus. 


 

Ramen Hakata sangat khas dengan kuah beraroma tonkatsu, disertai topping jahe yang difermentasi, biji sesame, serta bawang putih yang dihancurkan. Kuahnya sangat kaya aroma dan agak kental. 



di kutip dari : http://www.klikunic.com/2011/06/berbagai-macam-mie-dari-jepang-with-pic.html#ixzz1cuvwKpAQ

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar